Heboh 250 Warga Jember Keracunan Ikan Tongkol

Heboh 250 Warga Jember Keracunan Ikan Tongkol

Heboh 250 Warga Jember Keracunan Ikan Tongkol – Tentunya banyak orang yang tak menyangka nyangka bahwa setelah perayaan malam tahun baru bisa mengakibatkan kesalahan fatal seperti yang terjadi di Desa Jember, Jawa Timur yang dimana harus terbaring lemah dan juga mual, muntah dan juga pusing.

Hal itu telah terjadi ketika selesainya perayaan malam tahun baru 2020 yang dimana menjadi peristiwa yang parah. Itu pun dikarenakan satu per satu warga Jember kemudian dibawah dan dirwawar disebabkan keracunan ikan tongkol yang dikonsumsi sebelumnya saat bermain judi Slot Online terlengkap dan terpercaya ketika merayakan tahun baru bersama-sama.

Heboh 250 Warga Jember Keracunan Ikan Tongkol

Heboh 250 Warga Jember Keracunan Ikan Tongkol

Diungkapkan dari Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jember Pak Murtadlo bahwa terdapat asumsi bahwa ikan tongkol jenis tikus berwarna hitam yang dikonsumsi oleh sebagian warga Jember telah terkontaminasi racun akibat tidak disimpan diruang pendingi ataupun lemari Es. Untuk saat ini sebanyak total 250 warga Jember tersebut telah diijinkan pulang sedangkan 2 orang lagi masih dirawat di puskesmas

Sebenarnya kalau ikan jenis apapun telah dibeli dipasar maka harus langsung disimpan didalam kulkas ataupun box berisikan es batu yang dimana akan memberikannya rasa segar dan terbebas dari racun.

Ikutin juga artikel selanjutnya mengenai http://lindependante.org/presiden-as-resmikan-soal-uu-uighur/

Sebagai informasi juga bahwa sejak tanggal 23 – 31 December 2019 yang lalu jenis ikan tongkol tikus ini sangat berlimpah di TPI Puger dan kemudian membuatnya tidak disimpan dalam mesin pendingin dikarenakan keterbatasan box pendingin ketika itu.

Dan ketika tanggal 31 December 2019 banyak orang bersama sama hendak membeli ikan tongkol jenis tikus iniĀ  untuk dibakar dalam perayaan tahun baru maka berpotensi menimbulkan racun yang berbahaya bagi manusia.

Heboh 250 Warga Jember Keracunan Ikan Tongkol

Itu pun ditambah dikarenakan daya tahan jenis ikan yang ditangkap adalah hanya bisa layak dikonsumsi ketika maksimal 4 jam setelah dikeluarkan dari lemari es ataupun mesin pendingin. Dan setelah melewati masa waktu tersebut maka kandungan histaminnya bisa meningkat kemudian menimbulkan racun yang bisa mengakibatkan rasa gatal gatal, pusing dan juga muntah bagi siapa yang mengkonsumsinya itu.

Semua jenis ikan apapun yang baru dibeli dari pasar ataupun ditangkap seharusnya disimpan dalam shu nol derajat sampai 6 derajat celcium untuk membuatnya tetap fresh dan tidak memberikan kandungan histaminnya meningkat. Dan untuk para masyarakat yang mau membeli ikan pun harus pandai melihat ciri ciri ikan yang segar yang dimana tak mengandung zat kimia pengawet dilihat dari kondisi insang, mata, daging dan juga sisik serta aromanya.

Untuk ikan jenis segar mempunyai insang berwarna merah muda dan tidak kusam kecoklatan dan tidak tertutup lendir. Bagian dagingnya juga berwarna terang, kokoh dan agak kenyal. Selain itu sisik akan berwarna kemilau, terang dan juga bersih dan berbau air besih ataupun air asin yang dimana menandakan tempat hidup ikan tersebut